MuralPortfolio

Mural Kota Tua, Mural Hitam Putih Berkonsep Tempo Doeloe Yang Keren

mural kota tua di restoran warung jengkol

Setiap tempat pasti mempunyai tema dan konsep masing-masing. Baik itu berkonsep modern, klasik, vintage dan lain-lain. Tidak hanya pada rumah, hotel, apartemen, restoran dan cafe pun tentunya memiliki konsep masing-masing.

Seperti restoran yang satu ini, pemilik restoran mengaplikasikan konsep vintage pada restoran nya. Dari furnitur yang digunakan hingga hiasan dinding di desain sedemikian rupa untuk memberikan kesan yang begitu vintage.

Warung Jengkol merupakan restoran baru yang cukup unik, baik dari segi menu yang ditawarkan hingga dekorasi tempat nya. Warung Jengkol merupakan restoran yang menyajikan masakan rumahan dan gelato. Perpaduan menu yang cukup unik bukan?

Beberapa makanan yang ada tidak jauh beda dengan beberapa menu yang ada di warteg, beda nya jika di warteg tempatnya yang cenderung biasa saja, namun restoran ini merupakan wujud dari Warteg versi modern.

Jadi, bagi para pemuda yang enggan makan di warteg lantaran tempat nya yang kuno, kini bisa mencoba makan di Warung Jengkol sebuah restoran rumahan yang kekinian. Ditambah dengan gelato yang ditawarkan disini, Anda tidak hanya bisa makan disini tapi juga bisa nongkrong santai sambil nyemil beberapa es krim dengan varian rasa yang berbeda dan nikmat tentunya.

Dilihat dari nama tempat nya, tentu nya Anda sudah tahu menu apa yang menjadi menu andalan disini, ya jengkol.  Buah dari tanaman yang masih satu suku dengan polong-polongan yang memiliki bau tidak sedap namun begitu nikmat apabila diolah menjadi makanan.

Jenis olahan jengkol yang paling nikmat yaitu semur jengkol dan jengkol balado. Bahkan buah yang satu ini tidak jarang dijadikan lalapan bagi mereka yang menyukai jenis buah yang berbentuk gepeng ini.

Meskipun Warung Jengkol merupakan warteg versi modern, namun restoran  yang satu ini memilih konsep vintage untuk dekorasi tempatnya.

Beberapa furnitur yang digunakan disini seperti meja dan kursi yaitu kursi dan meja yang terbuat dari kayu. Untutk menambah kesan vintage namun tetap kekinian, restoran ini mengaplikasikan lukisan dinding atau mural di salah satu area dinding.

Terdapat tiga mural dengan konsep tempo doeloe yang digambar pada satu bidang dinding namun dipisahkan dua pilar disini. Dari tiga mural tersebut salah satu nya yaitu mural seperti gambar diatas.

Yakni mural kota tua yang menjadi salah satu gambaran Jakarta Tempo Doeloe, dimana Kota Tua merupakan salah satu tempat yang bersejarah di Jakarta.

Pemilihan warna yang digunakan pada mural Kota Tua ini cenderung monokrom atau hitam putih untuk memberikan kesan yang begitu klasik pada gambar ini.

Untuk menghidupkan mural ini, dipilih satu warna yaitu hijau sebagai aksen yang diaplikasikan pada pepohonan yang terdapat di dalam mural Kota Tua ini.

Share: